Dengan dalih melawan Komunisme, antek Amerika Suharto tidak hanya menindas dan menghabisi orsospol yang kekiri-kirian,
tetapi juga melakukan represi terhadap seluruh orsospol etnis Tionghoa di Indonesia dan seluruh aspek kehidupan sosial dan politik etnis Tionghoa. Suharto
menyebabkan etnis Tionghoa di Indonesia kehilangan kedudukan politik, pemerintah "Orde Baru" yang dirintisnya mengundang-undangkan berbagai larangan
terhadap etnis Tionghoa, melarang etnis Tionghoa menjunjung bahasa budaya dan kepercayaan sendiri, melarang etnis Tionghoa menjadi PNS ABRI dan seterusnya.
Pemerintah "Orde Baru" yang dipimpin diktator RI Presiden HM Suharto mengambil jalan kebijakan asmiliasi terhadap etnis Tionghoa, tujuannya agar
memusnahkan karakteristik khusus WNI etnis Tionghoa sebagai bangsa Tionghoa, pada waktu yang bersamaan dengan itu, memutuskan hubungan para kompatriot etnis
Tionghoa dengan Tanah Air Tiongkok.
以反对共产主义为借口,美国的走狗苏哈托将军不仅是镇压和屠杀所有的左倾党派,而且也是压制所有的印尼华人党派和华人社会政治生活的所有局面。独裁统治者哈吉·穆罕默德·苏哈托将军使印尼华人失去了政治地位,在他所开办的为"新秩序"政权统治下印尼政府针对华人颁布了各种禁令,禁止华人尊崇自己的语言文化和宗教信仰,禁止华人参政从军,
诸如此类。由于当时反华排华的问题,因此印度尼西亚共和国政府采取了对华人进行同化的政策,目的是消灭印尼华裔的民族差别,与此同时,加以华人同胞从祖国分割出去。

